Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Tertawa, Tersenyum, Marah, dan Hati

Tertawa, Tersenyum, Marah, dan Hati menurut Alkitab.


TERTAWA

Sekali tertawa
pusing kepala hilang.

Dua kali tertawa
bencipun sirna.

Tiga kali tertawa
persoalan lari.

Empat kali tertawa
penyakit sembuh.

Lima kali tertawa
jadi awet muda.

Enam kali tertawa
hati penuh sukacita.

"Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan!"
Filipi 4:4
SENYUM

Sekali senyum
curiga hilang.

Dua kali senyum
jadi sahabat.

Tiga kali senyum
hati penuh damai.

Empat kali senyum
beban jadi ringan.

Lima kali senyum
rezeki datang.

Enam kali senyum
keluarga rukun.

"Siapa memelihara mulut dan lidahnya, memelihara diri dari pada kesukaran"
Amsal 21:23
HATI


Hati yang gembira
adalah obat yang manjur.

Hati yang keras
menemui jalan buntu.

Hati yang lembut
mendatangkan sahabat.

Hati yang loba
menciptakan perangkap.

Hati yang bersih
menjauhkan masalah.

Hati yang licik
mendatangkan musuh.

"Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan"
Amsal 4:23
MARAH

Sekali marah
Sukacita hilang.

Dua kali marah
Akal sehat terbang.

Tiga kali marah
Tekanan darah naik.

Empat kali marah
teman-teman pergi.

Lima kali marah
Jadi cepat tua.

Enam kali marah
Pintu dosa terbuka.

"Amarah manusia tidak mengerjakan kebenaran di hadapan Allah"
Yakobus 1:20
BANYAK

Dalam hidup ini…

Berdoalah yang banyak,
agar hati tenang.

Taburlah yang banyak,
agar menuai banyak.

Bertanyalah yang banyak,
agar ilmu bertambah.

Bacalah yang banyak,
agar jadi lebih bijak.

Lihatlah yang banyak,
agar tambah pengalaman.

Dengarlah yang banyak,
agar penuh pertimbangan.

Jalan-jalanlah yang banyak,
agar tidak kuper.

Kerjalah yang banyak,
agar tidak kekurangan.

Dan…banyaklah humor,
agar sehat dan awet muda.

"Karena apa yang ditabur orang,itu juga yang akan dituainya"
Galatia 6:7b
SEDIKIT

Dalam hidup ini…

Kerja hati-hatilah sedikit,
agar luput dari celaka.

Selesai kerja santailah sedikit,
agar kekuatan pulih kembali.

Sampai rumah happy-lah sedikit,
agar keluarga senang.

Ada persoalan tenanglah yang sedikit,
agar tidak salah langkah.

Dalam pergaulan senyumlah sedikit,
agar banyak kawan.

Kalau makan pantanglah sedikit,
agar tidak kena stroke.

Sama lingkungan perdulilah sedikit,
agar dapat jadi berkat.

Kalau bertindak berimanlah sedikit,
agar diberkati Tuhan.

Dan…jadi orang cincai-lah sedikit,
agar tidak stress.

"dan bahwa setiap orang dapat makan, minum dan menikmati kesenangan dalam segala jerih payahnya, itu juga adalah pemberian Allah"
Pengkhotbah 3:13
KURANGI & PERBANYAK

Dalam hidup ini…

Kurangi ucapan yang mendendam,
perbanyak ucapan
yang mengasihi.

Kurangi kata-kata yang mengejek,
perbanyak kata-kata
yang menghargai.

Kurangi kata-kata yang melemahkan,
perbanyak kata-kata
yang mendorong.

Kurangi perkataan yang menolak,
perbanyak perkataan
yang memperhatikan.

Kurangi kata-kata kritik,
perbanyak perkataan
yang membangun.

Kurangi kata-kata yang sia-sia,
perbanyak kata-kata
yang mendatangkan inspirasi.

Kurangi kata-kata yang kasar,
perbanyak kata-kata
yang lemah lembut.

"Hendaklah kata-katamu sensntiasa penuh kasih, jangan hambar."
Kolose 4:6

Menebak Sifat Laki-Laki Menurut Cara Pipis

Bagaimana Menilai Sifat Laki-Laki?

Bagaimana Cara Menilai Sifat Seorang Seorang Lelaki? Ini mungkin salah satu cara yang dapat dipakai untuk menilai Sifat Laki - Laki Menurut Cara Pipis
Lelaki Biasa : Masuk ke toilet, ternyata penuh, keluar lagi dan pipis di balik pohon.
Lelaki Gaul : Selalu ikut temen-temennya ke toilet, walaupun dia tidak ingin pipis.
Lelaki Juling : Mencuri-curi pandang lelaki di sebelahnya ketika sedang pipis.
Lelaki Pemalu : Jika merasa dilihat atau dilirik orang lain, pipisnya tidak keluar, tapi pura-pura menyiram, keluar, lalu kembali lagi kemudian.
Lelaki Malu-maluin : Pipis di celana.
Lelaki Suka Melamun : Membuka kancing leher kemeja, mengeluarkan dasinya, lalu pipis dicelana.
Lelaki Efisien : Meskipun sudah waktunya pipis, tapi ditahan dulu sampai kebelet buang air besar, baru kemudian melakukan keduanya dalam satu waktu yang sama.
Lelaki Pemabuk : Jempol kiri dipegang dengan tangan kanan, lalu pipis di celana.
Lelaki Palsu : Pipis di toilet cewek !
Lelaki Pelit : Kalau buang air besar di WC Umum, ngakunya pipis (biar bayar murah).
Lelaki Edan : Makai celana yang abis dipipisin.
Lelaki Sarap : Pakai celana yang habis dipipisin, tapi dicium dulu, kali-kali aja baunya sudah jadi bau.
Lelaki Kreatif : Kalau pipis kakinya diangkat satu ...
Lelaki Irit : Kagak pernah pipis seumur-umur.
Lelaki Nekad : Suka "mipisin" isteri tetangga.
Lelaki Funky : Pipis di tempat umum.
Lelaki Sial : Maunya pipis air, yang keluar malah batu.
Lelaki Enjoy : Pipis sambil merem-melek.
Lelaki Hemat Waktu : Cuma buka resleting, dikeluarin, terus langsung pipis.
Lelaki Moody : Biasa pake pampers ...hehehe ...
Lelaki Kurang Ajar : Lagi pipis ... eh kentut ... pura-pura cuek lagi !
Lelaki Buta Huruf : Di urinoir sudah ada tulisan "RUSAK" ... eh ... masih dipipisin juga.
Lelaki Turunan Kucing : Nggak bisa liat barang baru, diendus-endus, trus dipipisin.
Lelaki Sabar : Nungguin air cebok gak keluar- keluar, manteeeng aja di urinoir.
Lelaki Hip-hop : Pipis sambil kejang-kejang breakdance.
Lelaki Pembenci : Sesudah pipis trus ngeludahin pipisnya.
Lelaki Ramah : Ngajak ngobrol sambil pipis, sampe temennya nggak bisa pipis.
Lelaki Percaya Diri : Habis pipis, anunya dibawa jalan-jalan ke wastafel, trus cebok di wastafel
Lelaki Pelupa : Sudah pipis, keluar toilet, buru- buru balik lagi, karena masih pingin pipis beberapa tetes lagi.
Lelaki Dermawan : Pipis di WC Umum, pipisnya nggak keluar, tapi tetep bayar.
Lelaki Gaya : Pipisnya sambil tangan yang satu tolak pinggang.
Lelaki Arogan : Pipisnya sambil tangan dua- duanya tolak pinggang.
Lelaki Komunikatif : Pipis sambil ketik SMS.
Lelaki Sibuk : Selalu nunggu sampe kebelet bangeeet ..., trus terbirit-birit ke toilet.
Lelaki Belum Dewasa : Pipisnya belum bisa lempeng.
Lelaki Romantis : Pipisnya sambil mendesah ahh ...


Hhmmm lelaki manakah Anda..? Jangan terlalu serius ini kan humor hanya buat sekadar refreshing. hehe

Mengapa Cinta Itu Buta?

Pada masa dulu, sebelum dunia diciptakan seperti yang kita kenal sekarang, dan manusia belum lagi menginjakkan kakinya di sana, semua sifat kebaikan dan kejahatan berkeliaran tak tentu arah dan merasa bosan, tak tahu apa yang hendak dilakukan.

Suatu hari, mereka berkumpul dan merasa lebih bosan lagi daripada sebelumnya, sampai ketika Kecerdikan mengemukakan usul :"Mari kita bermain petak umpet." Mereka semua menyukaiide tsb, dan secara tiba2. Madness/Kegilaan berteriak: "Aku ingin menghitung, biar aku saja yang menghitung!"

Dan karena tidak ada yang cukup gila untuk ingin mencari kegilaan, semua yang lain setuju saja. Kegilaan segera bersandar kepohon dan mulai menghitung, "Satu, dua, tiga..."

Sementara Kegilaan menghitung, semua sifat kebaikan dan kejahatan tsb bersembunyi. Kelembutan menggantung dirinya di ujung bulan, Pengkhianatan bersembunyi di tumpukan sampah. Kasih sayang bergulung di antara awan, dan Nafsu Kegairahan pergi ke tengah2 bumi. Kebohongan berkata akan bersembunyi di bawah batu, tapi ternyata justru bersembunyi di dasar danau. Sementara itu, Ketamakan masuk ke dalam kantung yang kemudian ternyata dirobeknya karena kantung itu dirasanya tidak nyaman.

Dan Kegilaan masih terus menghitung, "Tujuh puluh sembilan, delapan puluh, delapan puluh satu..." Ketika itu, semua sifat tsb telah bersembunyi --- kecuali Cinta. Seperti Keragu - raguan, demikianlah cinta, dia tak bisa memutuskan kemana harus bersembunyi.

Dan ini tentu tidak mengejutkan karena kita semua tahu betapa sulitnya menyembunyikan cinta. Pada saat Kegilaan sampai pada hitungan ke-99, Cinta segera melompat bersembunyi ke kebun bunga Mawar. Dan dengan bersemangat Kegilaan berbalik dan berteriak, "Bersiaplah, ini aku datang! Akan kutemukan kalian semua"

Kemalasan adalah yang pertama ditemukan, karena dia bahkan tidak punya energi untuk mencoba bersembunyi, disusul oleh Keragu- raguan, yang masih mondar-mandir karena tak tahu ke mana harus sembunyi.

Kemudian, secara hampir beruntun Kegilaan segera menemukan Kelembutan di ujung bulan, Kebohongan didasar danau dan Gairah di tengah2 bumi. Satu persatu Kegilaanmenemukan mereka semua, kecuali lagi2 Cinta. Kegilaan mulai menjadi semakin gila, karena putus asa untuk menemukan Cinta.

Tapi Kecemburuan yang iri pada Cinta yang belum juga ditemukan, berbisik pada Kegilaan, "Kau hanya perlu mencari Cinta, dan dia bersembunyi di semak bunga Mawar." Kegilaan mengambil garpu taman dan menusuk2annya serampangan kearah semak Mawar. Dia terus menusuk nusuk sampai terdengar suara tangis memilukan yang membuatnya berhenti. Cinta keluar dari persembunyiannya sambil menutup mukanya dengan tangan. Di antara jari - jarinya mengalir darah segar yang ternyata berasal dari kedua belah matanya.

Kegilaan yang terlalu bersemangat untuk menemukan Cinta, tanpa sengaja telah melukai Cinta. "Apa yang telah kulakukan!" teriaknya menyesal. "Aku telah membuatmu buta! Bagaimana aku harus memperbaikinya?" Cinta menjawab, "Kau tak mungkin memperbaikinya. Tapi kalau kamu bersedia melakukan sesuatu untukku, kamu bisa menjadi penuntunku."

Dan semenjak itulah, Cinta itu buta namun dia bisa melihat dalam kegelapan, karena dia selalu didampingi oleh Kegilaan.

Setan atau Malaikat? (Cerita Renungan)

Mahluk yang paling menakjubkan adalah manusia, karena dia bisa memilih untuk menjadi “setan atau malaikat”.

–John Scheffer-

Dari pinggir kaca nako, di antara celah kain gorden, saya melihat lelaki itu mondar-mandir di depan rumah. Matanya berkali-kali melihat ke rumah saya. Tangannya yang dimasukkan ke saku celana, sesekali mengelap keringat di keningnya.

Dada saya berdebar menyaksikannya. Apa maksud remaja yang bisa jadi umurnya tak jauh dengan anak sulung saya yang baru kelas 2 SMU itu? Melihat tingkah lakunya yang gelisah, tidakkah dia punya maksud buruk dengan keluarga saya? Mau merampok? Bukankah sekarang ini orang merampok tidak lagi mengenal waktu? Siang hari saat orang-orang lalu-lalang pun penodong bisa beraksi, seperti yang banyak diberitakan koran. Atau dia punya masalah dengan Yudi, anak saya?

Kenakalan remaja saat ini tidak lagi enteng. Tawuran telah menjadikan puluhan remaja meninggal. Saya berdoa semoga lamunan itu salah semua. Tapi mengingat peristiwa buruk itu bisa saja terjadi, saya mengunci seluruh pintu dan jendela rumah. Di rumah ini, pukul sepuluh pagi seperti ini, saya hanya seorang diri. Kang Yayan, suami saya, ke kantor. Yudi sekolah, Yuni yang sekolah sore pergi les Inggris, dan Bi Nia sudah seminggu tidak masuk.

Jadi kalau lelaki yang selalu memperhatikan rumah saya itu menodong, saya bisa apa? Pintu pagar rumah memang terbuka. Siapa saja bisa masuk.

Tapi mengapa anak muda itu tidak juga masuk? Tidakkah dia menunggu sampai tidak ada orang yang memergoki? Saya sedikit lega saat anak muda itu berdiri di samping tiang telepon. Saya punya pikiran lain. Mungkin dia sedang menunggu seseorang, pacarnya, temannya, adiknya, atau siapa saja yang janjian untuk bertemu di tiang telepon itu. Saya memang tidak mesti berburuk sangka seperti tadi. Tapi dizaman ini, dengan peristiwa-peristiwa buruk, tenggang rasa yang semakin menghilang, tidakkah rasa curiga lebih baik daripada lengah?

Saya masih tidak beranjak dari persembunyian, di antara kain gorden, di samping kaca nako. Saya masih was-was karena anak muda itu sesekali masih melihat ke rumah. Apa maksudnya? Ah, bukankah banyak pertanyaan di dunia ini yang tidak ada jawabannya.

Terlintas di pikiran saya untuk menelepon tetangga. Tapi saya takut jadi ramai. Bisa-bisa penduduk se-kompleks mendatangi anak muda itu. Iya kalau anak itu ditanya-tanya secara baik, coba kalau belum apa-apa ada yang memukul.

Tiba-tiba anak muda itu membalikkan badan dan masuk ke halaman rumah. Debaran jantung saya mengencang kembali. Saya memang mengidap penyakit jantung. Tekad saya untuk menelepon tetangga sudah bulat, tapi kaki saya tidak bisa melangkah. Apalagi begitu anak muda itu mendekat, saya ingat, saya pernah melihatnya dan punya pengalaman buruk dengannya. Tapi anak muda itu tidak lama di teras rumah. Dia hanya memasukkan sesuatu ke celah di atas pintu dan bergegas pergi. Saya masih belum bisa mengambil benda itu karena kaki saya masih lemas.

Saya pernah melihat anak muda yang gelisah itu di jembatan penyeberangan, entah seminggu atau dua minggu yang lalu. Saya pulang membeli bumbu kue waktu itu. Tiba-tiba di atas jembatan penyeberangan, saya ada yang menabrak, saya hampir jatuh. Si penabrak yang tidak lain adalah anak muda yang gelisah dan mondar-mandir di depan rumah itu, meminta maaf dan bergegas mendahului saya. Saya jengkel, apalagi begitu sampai di rumah saya tahu dompet yang disimpan di kantong plastik, disatukan dengan bumbu kue, telah raib.

Dan hari ini, lelaki yang gelisah dan si penabrak yang mencopet itu, mengembalikan dompet saya lewat celah di atas pintu. Setelah saya periksa, uang tiga ratus ribu lebih, cincin emas yang selalu saya simpan di dompet bila bepergian, dan surat-surat penting, tidak ada yang berkurang.

Lama saya melihat dompet itu dan melamun. Seperti dalam dongeng. Seorang anak muda yang gelisah, yang siapa pun saya pikir akan mencurigainya, dalam situasi perekonomian yang morat-marit seperti ini, mengembalikan uang yang telah digenggamnya. Bukankah itu ajaib, seperti dalam dongeng. Atau hidup ini memang tak lebih dari sebuah dongengan?

Bersama dompet yang dimasukkan ke kantong plastik hitam itu saya menemukan surat yang dilipat tidak rapi. Saya baca surat yang berhari-hari kemudian tidak lepas dari pikiran dan hati saya itu. Isinya seperti ini:

—–

“Ibu yang baik…, maafkan saya telah mengambil dompet Ibu. Tadinya saya mau mengembalikan dompet Ibu saja, tapi saya tidak punya tempat untuk mengadu, maka saya tulis surat ini, semoga Ibu mau membacanya.

Sudah tiga bulan saya berhenti sekolah. Bapak saya di-PHK dan tidak mampu membayar uang SPP yang berbulan-bulan sudah nunggak, membeli alat-alat sekolah dan memberi ongkos. Karena kemampuan keluarga yang minim itu saya berpikir tidak apa-apa saya sekolah sampai kelas 2 STM saja. Tapi yang membuat saya sakit hati, Bapak kemudian sering mabuk dan judi buntut yang beredar sembunyi-sembunyi itu.

Adik saya yang tiga orang, semuanya keluar sekolah. Emak berjualan goreng-gorengan yang dititipkan di warung-warung. Adik-adik saya membantu mengantarkannya. Saya berjualan koran, membantu-bantu untuk beli beras.

Saya sadar, kalau keadaan seperti ini, saya harus berjuang lebih keras. Saya mau melakukannya. Dari pagi sampai malam saya bekerja. Tidak saja jualan koran, saya juga membantu nyuci piring di warung nasi dan kadang (sambil hiburan) saya ngamen. Tapi uang yang pas-pasan itu (Emak sering gagal belajar menabung dan saya maklum), masih juga diminta Bapak untuk memasang judi kupon gelap. Bilangnya nanti juga diganti kalau angka tebakannya tepat. Selama ini belum pernah tebakan Bapak tepat. Lagi pula Emak yang taat beribadah itu tidak akan mau menerima uang dari hasil judi, saya yakin itu.

Ketika Bapak semakin sering meminta uang kepada Emak, kadang sambil marah-marah dan memukul, saya tidak kuat untuk diam. Saya mengusir Bapak. Dan begitu Bapak memukul, saya membalasnya sampai Bapak terjatuh-jatuh. Emak memarahi saya sebagai anak laknat. Saya sakit hati. Saya bingung. Mesti bagaimana saya?

Saat Emak sakit dan Bapak semakin menjadi dengan judi buntutnya, sakit hati saya semakin menggumpal, tapi saya tidak tahu sakit hati oleh siapa. Hanya untuk membawa Emak ke dokter saja saya tidak sanggup. Bapak yang semakin sering tidur entah di mana, tidak perduli. Hampir saya memukulnya lagi.

Di jalan, saat saya jualan koran, saya sering merasa punya dendam yang besar tapi tidak tahu dendam oleh siapa dan karena apa. Emak tidak bisa ke dokter. Tapi orang lain bisa dengan mobil mewah melenggang begitu saja di depan saya, sesekali bertelepon dengan handphone. Dan di seberang stopan itu, di warung jajan bertingkat, orang-orang mengeluarkan ratusan ribu untuk sekali makan.

Maka tekad saya, Emak harus ke dokter. Karena dari jualan koran tidak cukup, saya merencanakan untuk mencopet. Berhari-hari saya mengikuti bus kota, tapi saya tidak pernah berani menggerayangi saku orang. Keringat dingin malah membasahi baju. Saya gagal jadi pencopet.

Dan begitu saya melihat orang-orang belanja di toko, saya melihat Ibu memasukkan dompet ke kantong plastik. Maka saya ikuti Ibu. Di atas jembatan penyeberangan, saya pura-pura menabrak Ibu dan cepat mengambil dompet. Saya gembira ketika mendapatkan uang 300 ribu lebih.

Saya segera mendatangi Emak dan mengajaknya ke dokter. Tapi Ibu…, Emak malah menatap saya tajam. Dia menanyakan, dari mana saya dapat uang. Saya sebenarnya ingin mengatakan bahwa itu tabungan saya, atau meminjam dari teman. Tapi saya tidak bisa berbohong. Saya mengatakan sejujurnya, Emak mengalihkan pandangannya begitu saya selesai bercerita.

Di pipi keriputnya mengalir butir-butir air. Emak menangis. Ibu…, tidak pernah saya merasakan kebingungan seperti ini. Saya ingin berteriak. Sekeras-kerasnya. Sepuas-puasnya. Dengan uang 300 ribu lebih sebenarnya saya bisa makan-makan, mabuk, hura-hura. Tidak apa saya jadi pencuri. Tidak perduli dengan Ibu, dengan orang-orang yang kehilangan. Karena orang-orang pun tidak perduli kepada saya. Tapi saya tidak bisa melakukannya. Saya harus mengembalikan dompet Ibu. Maaf.”

—–

Surat tanpa tanda tangan itu berulang kali saya baca. Berhari-hari saya mencari-cari anak muda yang bingung dan gelisah itu. Di setiap stopan tempat puluhan anak-anak berdagang dan mengamen. Dalam bus-bus kota. Di taman-taman. Tapi anak muda itu tidak pernah kelihatan lagi. Siapapun yang berada di stopan, tidak mengenal anak muda itu ketika saya menanyakannya.

Lelah mencari, di bawah pohon rindang, saya membaca dan membaca lagi surat dari pencopet itu. Surat sederhana itu membuat saya tidak tenang. Ada sesuatu yang mempengaruhi pikiran dan perasaan saya. Saya tidak lagi silau dengan segala kemewahan. Ketika Kang Yayan membawa hadiah-hadiah istimewa sepulang kunjungannya ke luar kota, saya tidak segembira biasanya.Saya malah mengusulkan oleh-oleh yang biasa saja.

Kang Yayan dan kedua anak saya mungkin aneh dengan sikap saya akhir-akhir ini. Tapi mau bagaimana, hati saya tidak bisa lagi menikmati kemewahan. Tidak ada lagi keinginan saya untuk makan di tempat-tempat yang harganya ratusan ribu sekali makan, baju-baju merk terkenal seharga jutaan, dan sebagainya.

Saya menolaknya meski Kang Yayan bilang tidak apa sekali-sekali. Saat saya ulang tahun, Kang Yayan menawarkan untuk merayakan di mana saja. Tapi saya ingin memasak di rumah, membuat makanan, dengan tangan saya sendiri. Dan siangnya, dengan dibantu Bi Nia, lebih seratus bungkus nasi saya bikin. Diantar Kang Yayan dan kedua anak saya, nasi-nasi bungkus dibagikan kepada para pengemis, para pedagang asongan dan pengamen yang banyak di setiap stopan.

Di stopan terakhir yang kami kunjungi, saya mengajak Kang Yayan dan kedua anak saya untuk makan bersama. Diam-diam air mata mengalir dimata saya.

Yuni menghampiri saya dan bilang, “Mama, saya bangga jadi anak Mama.” Dan saya ingin menjadi Mama bagi ribuan anak-anak lainnya.

Sumber: Unknown (Tidak Diketahui)

Keadilan Tuhan bagi Hidupku


Aku bersyukur buat Tuhanku… bahwa ketika aku dilahirkan… Tuhanku berkehendak untuk ketika itu… saat yang sama dimana aku terlahir…. ketika itu pula ibuku meninggalkanku untuk selamanya…
sehingga boleh dikatakan waktu / tanggal saat aku dilahirkan adalah waktu / tanggal yang sama juga saat Ibu harus pergi menghadap Tuhan untuk selamanya.
Ibu… walau kini kita tak bersama sejak pertama ibu menghadirkan aku… aku tidak pernah kehilangan kasih… aku tetap memiliki kelembutan dari dalam hati dan diri ini… karena aku dilahirkan oleh ibu… yang memiliki KASIH YANG ABADI dalam diri Ibu.. Sebuah Anugrah Abadi dari Tuhan.

Ibu.. Aku rindu dan kangen sama Ibu… walau sejak awal… tidak pernah aku melihat bayanganmu apalagi wajahmu… Kalaulah boleh aku meminta…. jangankan wajah.. walau hanya sebatas bayanganmu aku ingin melihatmu ada….. walau hanya sedetik ada dan berdiri di depanku.

Ada kerinduan amat sangat selama ini untuk merasakan kasih sayangnya…. belaian tangan lembutnya… sama seperti aku melihat orang lain begitu hangat..nyaman.. damai bahagia dalam pelukan ibu tercinta… bahkan aku melihat saat dewasa pun mereka begitu akrab… di saat yang lain wujud keakraban itu dapat kulihat ketika sang ibu menyuapi anaknya yang sudah dewasa… terbayang betapa bahagianya…. terlukis sebuah rasa bahagia yang sulit untuk diungkapkan…

Namun.. kuasa Tuhanku.. Anugrah Tuhanku… memang tidak akan pernah bisa dibayangkan… tidak dapat terpikirkan… keadilan yang luar biasa Tuhanku nyatakan dalam kehidupanku… Aku memiliki keluarga / orang tua, ibu yang begitu sayang… begitu luar biasa perhatiannya buat aku… sungguh sebuah wujud kasih yang tidak akan pernah mampu terbalaskan walau dengan apapun…. Yang luar biasanya aku sama sekali tidak memiliki hubungan kekerabatan atau pun hubungan darah / keluarga dengan mereka…

Ketika aku pergi, atau bahkan pulang kerja… atau kemana pun aku pergi… lalu kembali pulang…… Saat aku membuka pintu selalu sudah tersedia makanan minuman di meja t4 tinggalku… For this, i always remember …


Bahkan tempat dimana aku tinggal dan selanjutnya menjalani hidup dan atkifitasku itu pun disiapkan dan diberikan sementara untuk aku tempati…. TUHANKU…ENGKAU TAHU… BAHWA AKU SELALU BERDOA MEMOHON PADAMU SAYANGILAH KELUARGA INI… Aku sadar bahwa aku tidak akan pernah mampu membalas kasih dan perhatian yang begitu luar biasa besarnya dalam kehidupanku ini.

Hanya yang mampu aku berikan adalah DOAku dan yang mampu kuucapkan adalah dan Ungkapan Terima kasih yang sebesar-besarnya…

Inilah wujud keadilan Tuhan bagi Hidupku… Aku yakin hal ini pasti terjadi juga bagi sesama yang lain. Oleh karena itu bagi yang masih memiliki ibu… jangan tunggu lagi… sayangi dan bahagiakanlah ibu… Namun.. kini bagi yang tidak bersama lagi dengan ibu.. yakinlah bahwa kasih dan kelembutan hatinya akan terus dan tetap menjadi bagian dalam kehidupan anaknya. Amin.

oleh : Meslay Nus

emeslay@*****.com

Sahabat Meslay, terkadang dalam perjalanan hidup tidak seperti yang kita inginkan. tapi yang pasti, bersyukurlah atas apa yang kita dapatkan. Semoga kebahagiaan bersama sahabat Meslay

Sisi Lain Anak Jalanan




Pernahkan terlintas di pikiran Anda, Lebih hebat manakah kita dengan anak jalanan / pengamen? Apakah kita yang lebih hebat? Bagi Anda yang menjawab demikian Anda SALAH BESAR …tahukah apa yang membuat comment kita tersebut salah?

Mungkin bila kita melihat orang jalanan / pengamen yang selalu yang ada di benak kita adalah anak kita yang kotor, kumuh, dan nakal. Memang semua itu benar, tapi ada suatu hal yang lebih berharga di balik semua itu. Anak jalanan /pengamen mempunyai suatu keistimewaan yang tidak kita miliki. Apa keistimewaannya? Tiap hari mereka mampu melawan kekejaman kehidupan hanya untuk 1 tujuan yaitu mencari uang untuk hidup 1 hari. walaupun yang didapat sedikit namun mereka tetap bersyukur dan tak mengenal kata “putus asa” untuk kembali berjuang pada hari-hari selanjutnya. Namun bagaimana dengan kita? Kita tidak tiap hari merasakan kekejaman dunia, hanya pada waktu tertentu saja namun lebih parahnya kita selalu gampang berputus asa bila mengalami kegagalan dan yang lebih parahnya lagi kita tidak pernah mensyukuri apa yang kita punyai saat ini. Sekarang lebih hebat manakah ?kita atu anak jalanan?

Oleh : Sartika Setiyowati

Pay It Forward by "Resensinet"

Saat terlintas keraguan apakah mungkin perbuatan baik yang kecil dan sederhana yang kita lakukan kepada orang lain akan mampu mempengaruhi kehidupan mereka, mungkin Film “PAY IT FORWARD” bisa menjadi pendorong yang memberikan kita semangat untuk selalu tidak jemu-jemu berbuat baik kepada orang lain.

Kisahnya bercerita tentang seorang anak umur delapan tahun bernama Trevor yang berpikir jika dia melakukan kebaikan kepada tiga orang disekitarnya, lalu jika ke tiga orang tersebut meneruskan kebaikan yang mereka terima itu dengan melakukan kepada tiga orang lainnya dan begitu seterusnya, maka dia yakin bahwa suatu saat nanti dunia ini akan dipenuhi oleh orang-orang yang saling mengasihi. Dia menamakan ide tersebut: “PAY IT FORWARD”

Singkat cerita, Trevor memutuskan bahwa tiga orang yang akan menjadi bahan eksperimen adalah mamanya sendiri (yang menjadi single parent), seorang pemuda gembel yang selalu dilihatnya dipinggir jalan dan seorang teman sekelas yang selalu diganggu oleh sekelompok anak-anak nakal.

Percobaanpun dimulai : Trevor melihat bahwa mamanya yang sangat kesepian, tidak punya teman untuk berbagi rasa, telah menjadi pecandu minuman
keras. Trevor berusaha menghentikan kecanduan mamanya dengan cara rajin mengosongkan isi botol minuman keras yang ada dirumah mereka, dia juga mengatur rencana supaya mamanya bisa berkencan dengan guru sekolah Trevor.
Sang mama yang melihat perhatian si anak yang begitu besar menjadi terharu, saat sang mama mengucapkan terima kasih, Trevor berpesan kepada mamanya “PAY IT FORWARD, MOM”

Sang mama yang terkesan dengan yang dilakukan Trevor, terdorong untuk meneruskan kebaikan yang telah diterimanya itu dengan pergi ke rumah ibunya (nenek si Trevor), hubungan mereka telah rusak selama bertahun-tahun dan mereka tidak pernah bertegur sapa, kehadiran sang putri untuk meminta maaf dan memperbaiki hubungan diantara mereka membuat nenek Trevor begitu terharu, saat nenek Trevor mengucapkan terima kasih, si anak berpesan :”PAY IT FORWARD, MOM”

Sang nenek yang begitu bahagia karena putrinya mau memaafkan dan menerima dirinya kembali, meneruskan kebaikan tersebut dengan menolong seorang pemuda yang sedang ketakutan karena dikejar segerombolan orang untuk bersembunyi di mobil si nenek, ketika para pengejarnya sudah pergi, si pemuda mengucapkan terima kasih, si nenek berpesan : “PAY IT FORWARD, SON”.

Si pemuda yang terkesan dengan kebaikan si nenek, terdorong meneruskan kebaikan tersebut dengan memberikan nomor antriannya di rumah sakit kepada seorang gadis kecil yang sakit parah untuk lebih dulu mendapatkan perawatan, ayah si gadis kecil begitu berterima kasih kepada si pemuda ini, si pemuda berpesan kepada ayah si gadis kecil : “PAY IT FORWARD, SIR”

Ayah si gadis kecil yang terkesan dengan kebaikan si pemuda, terdorong meneruskan kebaikan tersebut dengan memberikan mobilnya kepada seorang wartawan TV yang mobilnya terkena kecelakaan pada saat sedang meliput suatu acara, saat si wartawan berterima kasih, ayah si gadis berpesan:”PAY IT FORWARD”

Sang wartawan yang begitu terkesan terhadap kebaikan ayah si gadis, bertekad untuk mencari tau dari mana asal muasalnya istilah “PAY IT FORWARD” tersebut, jiwa kewartawanannya mengajak dia untuk menelusuri mundur untuk mencari informasi mulai dari ayah si gadis, pemuda yang memberi antrian nomor rumah sakit, nenek yang memberikan tempat persembunyian, putri si nenek yang mengampuni, sampai kepada si Trevor yang mempunyai ide tersebut.

Terkesan dengan apa yang dilakukan oleh Trevor, Si wartawan mengatur agar Trevor bisa tampil di Televisi supaya banyak orang yang tergugah dengan apa yang telah dilakukan oleh anak kecil ini. Saat kesempatan untuk tampil di Televisi terlaksana, Trevor mengajak semua pemirsa yang sedang melihat acara tersebut untuk BERSEDIA MEMULAI DARI DIRI MEREKA SENDIRI UNTUK MELAKUKAN KEBAIKAN KEPADA ORANG-ORANG DISEKITAR MEREKA agar dunia ini menjadi dunia yang penuh kasih.

Namun umur Trevor sangat singkat, dia ditusuk pisau saat akan menolong teman sekolahnya yang selalu diganggu oleh para berandalan, selesai penguburan Trevor, betapa terkejutnya sang Mama melihat ribuan orang tidak henti-hentinya datang dan berkumpul di halaman rumahnya sambil meletakkan bunga dan menyalakan lilin tanda ikut berduka cita terhadap kematian Trevor. Trevor sendiripun sampai akhir hayatnya tidak pernah menyadari dampak yang diberikan kepada banyak orang hanya dengan melakukan kebaikan penuh kasih kepada orang lain.

Mungkinkah saat kita terkagum-kagum menikmati kebaikan Tuhan di dalam hidup kita, dan kita bertanya-tanya kepada Tuhan bagaimana cara untuk mengungkapkan rasa terima kasih kepadaNya, jawaban Tuhan hanya sesederhana ini: “PAY IT FORWARD to OTHERS around YOU (Teruskanlah itu kepada orang lain yang ada disekitarmu)”

Put A ‘Lil Humor In Your Life

Your sense of humor is one of the most powerfull tools you have to make certain that your daily mood and emotional state support good health” - Paul E. McGhee, Ph.D. –


Saat kita memasukkan sedikit unsure humor dan tawa dalam hidup, sadar atau nggak hal tersebut juga memicu perubahan fisik yang sehat dalam tubuh. Dengan tertawa, kita bukan hanya jadi senang dan mood jadi naik, tapi tawa juga memperkuat system kekebalan tubuh, meningkatkan energy, mengurangi rasa sakit, dan melindungi tubuh kita dari kerusakan yang ditimbulkan oleh stress. Betul-betul obat mujarab yang ampuh, mudah dilakukan dan nggak perlu bayar, hihihihi ! Makanya, kalau mau sehat dan nggak gampang stress, harus banyak-banyak ketawa.
Menenangkan diri atau merilekskan dari segala permasalahan bisa menjadi obat penawar yang kuat untuk menghadapi stress, sakit, dan segala macam konflik yang lagi kita hadapi. Humor mencerahkan beban, mengilhami harapan, menghubungkan kita ke orang lain, bahkan ke orang yang kita belum atau baru kenal dan membuat kita lebih “membumi”.
Secara medis, ada alas an kenapa tawa merupakan hal yang sangat dianjurkan untuk dilakukan tiap hari :
1.It will make your whole body relax
Selama berates-ratus tahun telah diakui bahwa, tertawa merupakan “mesin terbaik” untuk kesehatan. Penelitian secara medis menunjukkan banyak banget pengaruh dan keuntungan psikologis dari tawa. Menurut penelitian, humor dengan mudah akan “mengobati” sakit, tekanan hidup sehari-hari, stress atau pekerjaan. Dengan ketawa, kita bisa merelaksasikan seluruh bagian tubuh. Tawa juga bisa meringankan rasa khawatir lho! Karena ternyata secara fisik, seseorang nggak bisa tertawa dan merasa takut secara bersamaan! Selain itu, tawa juga mengecilkan sumber dan ukuran rasa takut hingga membantu melepaskan emosi dan ketegangan. Biasanya nech, saat seseorang marah, takut, sedih, stress atau bosan, orang itu akan lebih sering menyimpan emosi-emosi itu daripada mengeluarkannya.
Nah ketawa, merupakan cara lain untuk menemukan jalan keluar dari ketegangan.

2.It boosts your immune system
Relaksasi dengan tertawa terbukti bisa mengurangi hormone stress dan juga meningkatkan antibody atau sel-sel kekebalan tubuh hingga meningkatkan resistensi tubuh terhadap penyakit.

3.It triggers the release of endorphins
Tawa adalah obat alami (yang gratis) dari dalam tubuh kita sendiri. Soalnya tertawa adalah prose salami yang bisa mengurangi rasa sakit, baik secara fisik maupun emosional. And do you know? Tawa ternyata melepaskan endorphin kuat yang jumlahnya setara sama morphin lho!

4.It protects your heart
Tertawa bisa meningkatkan fungsi pembuluh dara dan oksigen dalam darah yang bisa membantu pernapasan. Kita jadi terlindung dari serangan jantung dan masalah kardiovaskular lainnya.

5.It boosts your productivity
Dengan sering tertawa, kita jadi lebih kreatif dan mampu memecahkan masalah. Kita bisa bekerja lebih keras, tetapi tetap merasa nyaman hingga produktivitas pun ikutan meningkat.

Women's Disease-Prone

Satu hal yang membedakan kita dengan para cowok adalah fisik. Mulai dari anatomi, hormon sampai struktur otak yang kaitannya jadi bikin kita lebih rentan terkena beberapa penyakit. Apa aja dan bagaimana cara mencegahnya?
Check it out and always aware yaa. . . . .




DEPRESI

Depresi didefinisikan sebagai perasaan sedih, pesimis, kehilangan minat umum dalam hidup, ditambah berkurangnya kesehatan emosional. Pokoknya hopeless banget dech!
Ada dua jenis depresi, yaitu :
1.Depresi Dinamik, yang diekspresikan dengan “mengeluarkan” kekalutan dalam diri kita.
2.Depresi Magnetik, yaitu “memendam” rasa sedih kita.
Laki-laki lebih besar kemungkinannya mengalami depresi dinamik dan perempuan lebih besar mengalami depresi magnetik. Hal ini karena pria memiliki grey matter (otak kecerdasan) 6,5 lebih besar disbanding perempuan. Ketika menghadapi suatu masalah atau tekanan psikologis, otak pria dan perempuan merespon dengan cara yang berbeda. Dengan grey matter yang mereka miliki para pria lebih tahan menghadapi stress dan depresi; menggunakan logikanya untuk “memetakan” masalah yang ada. Sementara perempuan cenderung memendam rasa sakit, menyalahkan diri sendiri dan menarik diri ke dalam kesedihan berlarut-larut.
Gejala-gejala depresi antar lain : sakit kepala, nyeri punggung, susah tidur (insomnia berkala), nggak nafsu makan, nyeri sendi dan masalah dalam pencernaan.
Cara-cara menghindari depresi diantaranya adalah : olahraga, share your problem with your friends, be humorous and easy going, dan berusaha menyibukkan diri agar nggak mikirin masalah secara berlebihan.




MIGREN

Migren adalah sakit atau nyeri kepala unilateral (sebelah kepala) secara berulang dan disertai gejala mual, muntah, gangguan mood atau emosional dan terkait dengan genetik. Penyakit ini ada dua jenis, yaitu migren umum dan migren klasik. Migren umum hanya berupa sakit kepala sebelah aja tanpa disertai gejala lain. Sementara migren klasik biasanya diawali dengan keluhan gangguan penglihatan di salah satu mata berupa terlihatnya titik-titik atau garis bergelombang mengambang. Gangguan tersebut biasanya berlangsung 5 menit sampai 1 jam sebelum migren muncul.
Kebanyakan faktor pemicu migren ini adalah keadaan psikis seseorang. Nggak heran kalau migren lebih sering menyerang perempuan yang cenderung lebih sensitif disbanding pria. Munculnya migren itu bisa dipicu oleh beberapa hal seperti kelelahan, terlalu banyak tidur, perubahan tekanan udara, berada di tempat yang tinggi (naik gunung atau pesawat), kondisi stress, minuman berkafein/alcohol dan nikotin dari rokok. Jadi hindari hal-hal tersebut supaya kamu nggak keserang migren.


ANEMIA

Anemia atau penyakit kurangnya sel darah merah sering dianggap tidak berbahaya karena ditahap yang ringan anemia nggak menimbulkan gangguan yang berarti. Kenyataannya, jika penyakit ini dibiarkan bisa menyebabkan gagal jantung dan mengurangi kualitas hidup yang berujung pada kematian lho! Penyakit yang ditandai dengan rasa pusing, kurangnya nafsu makan, dan wajah pucat ini lebih banyak menyerang perempuan dibanding pria. Kadar hemoglobin (protein dalam sel darah merah) perempuan kan lebih rendah dari pria. Apalagi perempuan juga mengalami haid dan melahirkan. Diet berlebihan juga bisa jadi penyebab anemia.
Di Indonesia, anemia umumnya terjadi karena kekurangan zat besi yang berfungsi membentuk sel darah merah. Lalu, sel darah merah akan mengangkut oksigen dan zat-zat makanan ke seluruh tubuh, serta membantu proses metabolisme tubuh untuk menghasilkan energi. Jadi, jika tubuh kekurangan asupan zat besi, maka sel darah merah juga akan berkurang. Tubuh pun akan kekurangan oksigen. Karena resiko terkena anemia itu nggak ada batasan usia (dari bayi sampai lansia bisa kena penyakit ini), kita mesti melakukan pencegahan dengan cara : minum air putih minimal 8 gelas sehari dan perbanyak makanan kaya zat besi (daging merah, hati, keju, ikan, sayuran warna hijau tua dan kacang-kacangan). Tapi hati-hati ya, beberapa makanan kaya zat besi juga memiliki kandungan kolestrol yang cukup tinggi. Oh iya, the, kopi, coklat dan susu bisa menghalangi penyerapan zat besi dalam tubuh. Makanya lebih baik konsumsi minimum itu antara 1,5 -2 jam setelah makan.

Pengendalia-an Emosi

1.Teknik Kundalini Yoga
Teknik yoga dalam pengendalian emosi, dimana oksigen ditarik dan dipompa keluar
dengan sangat berirama seperti memompa hembusan nafas.
Cara-caranya :

Saat sedih dan marah dalam dada, rasakan sedih itu...
lalu coba rasakan sensasi penderitaan itu....
rasakan sebuah rasa nyaman, bangga, dan senang karena bisa merasakannya...
bisa mengetahuinya, bisa menikmatinya....
Coba rasakan kenimatan itu sebagai sebuah rasa yang demikian unik....
Coba nikmati selama beberapa lama.....
resapi, nikmati, nikmati...
Jangan berpaling pada rasa yang lain.
Setelah agak puas, maka bergantilah pada sensasi yang lain.
Sensasi sentuhan, atau apapun....
Coba rasakan semua rasa itu.
Tentu saja kita tahu rasa sakit, enak, senang dan sebagainya, tetapi tak usah dibahas dalam fikiran.
Rasakan saja sensasi semua itu.....
Jika ada penolakan terhadap perasaan tertentu, maka segera lepaskan penolakan itu....
rasakan pelepasan itu sebagai sebuah bentuk kenikmatan juga...
Buatlah tubuh bebas dan pasrah....
Rasakan tubuh lepas, gerakan lepas, emosi lepas, walau tetap berada dalam tubuh dan diri kita....
saat kembali pada perasan lagi, jangan lepaskan perasaan sedih atau senang itu keluar....
Kita tetap pertahankan di dalam diri kita sebagai modal latihan dalam pengendalian emosi.

Kita hanya perlu tenang, berpikiran positif, dan fokus. Selalu mengamalkan ajaran agama, hal tersebut bisa membuat kita mengontrol emosi, jika semua orang bisa mengontrol emosi, hidup ini akan nyaman dan indah, serta tujuan kita akan mudah tercapai. Untuk itulah kita bisa mengontrol emosi dengan terus berfikir positif, tenang dan tawakal.

2. MUSIK MERUPAKAN STIMULASI TERHADAP KESEIMBANGAN ASPEK KOGNITIF DAN KECERDASAN
EMOSI
Penelitian menunjukkan bahwa musik dapat memberikan rangsangan-rangsangan yang kaya untuk segala aspek perkembangan secara kognitif dan kecerdasan emosional (EQ). Para ilmuwan sering membicarakan bagian otak yang digunakan untuk berfikir yaitu korteks, (kadang-kadang disebut neokorteks) sebagai bagian yang berbeda dari bagian otak yang mengurangi emosi yaitu sistem limbik. Padahal keduanya mempunyai hubungan. Interaksi yang disebabkan rangsangan bunyi musik yang menentukan kecerdasan emosional. Korteks adalah bagian berpikir otak dan berfungsi mengendalikan emosi melalui pemecahan masalah, bahasa, daya cipta, dan proses kognitif lainnya. Sistem limbik merupakan bagian emosional otak.
Sistem ini meliputi thalamus yang mengirimkan pesan-pesan ke korteks, yaitu:
1.Hippocampus, yang berperan dalam ingatan dan penafsiran persepsi.
2.Amigdala, pusat pengendalian emosi.
Efek atau suasana perasaan dan emosi baik persepsi, ekspresi, maupun kesadaran pengalaman emosional, secara predominan diperantarai oleh hemisfer otak kanan. Artinya, hemisfer ini memainkan peran besar dalam proses perkembangan emosi, yang sangat penting bagi perkembangan sifat-sifat manusia yang manusiawi. Kehalusan dan kepekaan seseorang untuk dapat ikut merasakan perasaan orang lain, menghayati pengalaman kehidupan dengan perasaan dan quot, adalah fungsi otak kanan, sedang kemampuan mengerti perasaan orang lain, mengerti pengalaman dengan rasio adalah fungsi otak kiri. Kemampuan seseorang untuk dapat berkomunikasi dengan baik dan manusiawi dengan orang lain merupakan percampuran (blending antara otak kanan dan kiri itu).
Proses mendengar musik merupakan salah satu bentuk komunikasi afektif dan memberikan pengalaman emosional. Emosi yang merupakan suatu pengalaman subjektif yang inherent terdapat pada setiap manusia. Untuk dapat merasakan dan menghayati serta mengevaluasi makna dari interaksi dengan lingkungan, ternyata dapat dirangsang dan dioptimalkan perkembangannya melalui musik sejak masa dini. Musik digambarkan sebagai salah satu bentuk ekspresi emosi. Musik mengandung berbagai contour, spacing, variasi intensitas dan modulasi bunyi yang luas, sesuai dengan komponen-komponen emosi manusia.
Kemampuan mengelola emosi merupakan kemampuan seseorang untuk mengendalikan perasaannya sendiri sehingga tidak meledak dan akhirnya dapat mempengaruhi perilakunya secara wajar. Misalnya seseorang yang sedang marah maka kemarahan itu tetap dapat dikendalikan secara baik tanpa harus menimbulkan akibat yang akhirnya disesali di kemudian hari.

Pendapat para ilmuwan mengenai pengendalian emosi dengan musik :

1.Roger Sperry (1992) dalam Siegel (1999) penemu teori Neuron mengatakan bahwa neuron baru akan menjadi sirkuit jika ada rangsangan musik sehingga neuron yang terpisah-pisah itu bertautan dan mengintegrasikan diri dalam sirkuit otak, sehingga terjadi perpautan antara neuron otak kanan dan otak kiri itu. Bahwa musik klasik menghasilkan gelombang Alfa yang menenangkan yang dapat merangsang sistem limbik jaringan neuron otak. Kognitif merupakan semua proses dan produk pikiran untuk mencapai pengetahuan yang berupa aktivitas mental seperti mengingat, mensimbolkan, mengkategorikan, memecahkan masalah, menciptakan dan berfantasi.

2.Herry Chunagi (1996) Siegel (1999), yang didasarkan atas teori neuron
(sel kondiktor pada sistem saraf), menjelaskan bahwa neuron akan menjadi sirkuit jika ada rangsangan musik, rangsangan yang berupa gerakan, elusan, suara mengakibatkan neuron yang terpisah bertautan dan mengintegrasikan diri dalam sirkuit otak. Semakin banyak rangsangan musik diberikan akan semakin kompleks jalinan antarneuron itu. Itulah sebenarnya dasar adanya kemampuan matematika, logika, bahasa, musik, dan emosi pada manusia.

3.Daryono Sutoyo, Guru Besar Biologi UNS Solo, melakukan penelitian (1981) tentang kontribusi musik yaitu menstimulasi otak, mengatakan bawha pendidikan kesenian penting diajarkan mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD) agar peserta didik sejak dini memperoleh stimulasi yang seimbang antara belahan otak kiri dan belahan otak kanannya. Bila mereka mampu menggunakan fungsi kedua belahan otaknya secara seimbang, maka apabila mereka dewasa akan menjadi manusia yang berpikir logis dan intutif, sekaligus cerdas, kreatif, jujur, dan tajam perasaannya.

4.Sternberg dan Salovery dalam Shapiro (1997), mengatakan bahwa kecerdasan emosional adalah kemampuan mengenali emosi diri merupakan kemampuan seseorang dalam mengenali perasaannya sendiri sewaktu perasaan atau emosi itu muncul, dan ia mampu mengenali emosinya sendiri apabila ia memiliki kepekaan yang tinggi atas perasaan mereka yang sesungguhnya dan kemudian mengambil keputusan-keputusan secara mantap. Dalam hal ini, sikap yang diambil dalam menentukan berbagai pilihan seperti memilih sekolah, sahabat, profesi sampai kepada pemilihan pasangan hidup.

Manfaat musik dalam pengendalian emosi :
1.Musik memberikan rangsangan terhadap jalinan antara neuron, sehingga neuron yang
bertautan akan meningkatkan kemampuan matematika dan emosi.
2.Musik merangsang pikiran.
3.Musik memperbaiki konsentrasi dan ingatan.
4.Musik membuat siswa lebih pintar.
5.Musik meningkatkan aspek kognitif.
6.Musik membangun kecerdasan emosional.
7.Manusia yang mendapat pendidikan musik jika kelak dewasa akan menjadi manusia yang
berpikiran logis, sekaligus cerdas, kreatif dan mampu mengambil keputusan dan
mempunyai empati.
8.Dengan pendidikan musik, anak memperoleh stimulasi yang seimbang antara belahan
otak kiri dan belahan otak kanan, artinya terdapat keseimbangan antara aspek
kognitif dan aspek emosi.

Kecerdasan emosional perlu dikembangkan karena hal inilah yang mendasari keterampilan seseorang di tengah masyarakat kelak, sehingga akan membuat seluruh potensi anak dapat berkembang secara lebih optimal.

3.BRIGHT Emotion
Ini merupakan cara ketiga dalam melakukan pengendalian emosi yang sangat murah dan dapat dilakukan oleh siapa-pun dan dimana-pun berada, meskipun begitu hanya sedikit orang yang melakukannya. BRIGHT Emotion punya jurus tersendiri yang mengintegrasikan beberapa teknik dari beberapa lembaga EQ dengan penemuan pribadi. Hasilnya sangat efektif karena berorientasi langsung pada penyelesaian masalah. Tekniknya terdiri dari 2 bagian: '3 jurus Pengendalian' dan '7 jurus Penyelesaian'.
1.Melakukan ”3 Jurus Pengendalian”
a.Pertama lakukan proses Stop 6 Detik, bermanfaat untuk menahan luapan emosi spontan hasil pembajakan amygdala. Proses stop itu juga memberi kesempatan pada neokorteks untuk berpikir dan menyadari situasi. Dengan demikian ekspresi emosi yang muncul kemudian akan lebih terkendali.
b.Kedua adalah Pengaturan Nafas. Tarik dalam-dalam, tahan dua detik, lalu hembuskan, begitu seterusnya. Proses ini membuat denyut jantung yang awalnya berdetak cepat, otot yang sudah menegang, dan gula darah yang mulai naik menjadi reda dan tenang kembali.
c.Ketiga adalah Sadari, yaitu sadarilah jenis perasaan atau emosi yang ada di dalam pikiran Anda (sadari harga diri Anda dan harga diri orang lain) yang saat itu sedang bermasalah dengan Anda. Proses penyadaran ini akan membuat neokorteks menjadi sangat aktif dan mendominasi emosi anda.
Setelah proses diatas selesai dilakukan, dilanjutkan dengan melakukan tahap kedua sebagai penyempurnaannya.
2.Melakukan ”7 Jurus Penyelesaian”
Dengan melakukan introspeksi pada diri sendiri, yaitu:
1.Apa sebenarnya yang menjadi masalahnya? Fokuskan perhatian pada masalah utama, tak perlu melebar kemana-mana.
2.Apa sebenarnya yang membuat masalah ini terjadi? Ingat, jangan tanyakan: "Siapa” yang membuat masalah ini terjadi?" karena hanya akan mencari kambing hitam dan saling menyalahkan.
3.Apa yang saya inginkan? Dalam keterbatasan tenaga, waktu dan situasi, tak ada waktu untuk mencari-cari akar masalahnya. Fokuskan diri untuk mencari jalan keluar untuk penyelesaian masalah.
4.Bagaimana cara mencapainya? Agar tujuan dapat dicapai, tentu harus ada cara yang jelas dan mudah dilakukan. Pikirkan dengan tenang, tindakan kita selanjutnya dalam menyelesaikan masalah.
5.Kapan saya harus melaksanakannya? Pilih situasi dan kondisi yang tepat dan jangan terlalu lama untuk menunda dalam menyelesaikan masalah.
6.Kapan keinginan saya harus tercapai? Jadikan target waktu ini sebagai salah satu sasaran yang harus anda dapatkan dalam negosiasi dalam penyelesaian masalah.
7.Bagaimana perasaan saya ketika keinginan itu tercapai? Tentu yang akan muncul adalah perasaan positif seperti lega, senang, gembira, damai, dsb. Perasaan positif akan membangkitkan tindakan yang positif. Tindakan positif kepada orang lain pada gilirannya akan menghasilkan situasi yang positif pula. Situasi positif akhirnya akan memperkuat kembali pikiran positif Anda, dan pikiran positif akan menghasilkan lagi emosi-emosi yang lebih positif. Begitu seterusnya.
7 jurus ini tampak sangat panjang. Akan tetapi pada prakteknya proses ini hanya membutuhkan waktu sekitar 1-2 menit saja.
ketika teknik BRIGHT Emotion ini selesai dilakukan, silakan anda luapkan emosi yang muncul pada saat itu sepuas-puasnya. Apa pun jenis emosinya, saya yakin sifatnya pasti POSITIF dan sangat baik untuk meningkatkan vitalitas, produktivitas, kesuksesan dan kebahagiaan Anda. Sekalipun emosi MARAH yang ingin Anda ungkapkan, saya yakin anda mengungkapkannya secara CERDAS !!!

Mengapa 13 Dianggap Angka Sial?

Di seantero dunia terdapat bermacam-macam kepercayaan, mitos, dan legenda, yang tidak terhitung banyaknya. Bagi kaum rasionalis, kepercayaan-kepercayaan orang-orang tua ini seharusnya ikut mati sejalan dengan modernisasi yang merambah seluruh sisi kehidupan manusia. Namun demikiankah yang terjadi? Ternyata tidak.

Di dalam tatanan masyarakat modern, kepercayaan-kepercayaan tahayul ini ternyata tetap eksis dan bahkan berkembang dan merasuk ke dalam banyak segi kehidupan masyarakatnya. Kepercayaan-kepercayaan ini bahkan ikut mewarnai arsitektural kota dan juga gedung-gedung pencakar langit.

Sebagai contoh kecil, di berbagai gedung tinggi di China, tidak ada yang namanya lantai 13 dan 14. Menurut kepercayaan mereka, kedua angka tersebut tidak membawa hoki. Di Barat, angka 13 juga dianggap angka sial. Demikian pula di berbagai belahan dunia lainnya. Kalau kita perhatikan nomor-nomor di dalam lift gedung-gedung tinggi dunia, Anda tidak akan jumpai lantai 13. Biasanya, setelah angka 12 maka langsung ‘loncat’ ke angka 14. Atau dari angka 12 maka 12a dulu baru 14. Fenomena ini terdapat di banyak negara dunia, termasuk Indonesia.

Mengapa angka 13 dianggap angka yang membawa ekurang-beruntungan? Sebenarnya, kepecayaan tahayul dan aneka mitos yang ada berasal dari pengetahuan kuno bernama Kabbalah. Kabalah merupakan sebuah ajaran mistis kuno, yang telah dirapalkan oleh Dewan Penyihir tertinggi rezim Fir’aun yang kemudian diteruskan oleh para penyihir, pesulap, peramal, paranormal, dan sebagainya—terlebih oleh kaum Zionis-Yahudi yang kemudian mengangkatnya menjadi satu gerakan politis—dan sekarang ini, ajaran Kabbalah telah menjadi tren baru di kalangan selebritis dunia.

Bangsa Yahudi sejak dahulu merupakan kaum yang secara ketat memelihara Kabbalah. Di Marseilles, Perancis Selatan, bangsa Yahudi ini membukukan ajaran Kabbalah yang sebelumnya hanya diturunkan lewat lisan dan secara sembunyi-sembunyi. Mereka juga dikenal sebagai kaum yang gemar mengutak-atik angka-angka (numerologi), sehingga mereka dikenal pula sebagai sebagai kaum Geometrian.

Menurut mereka, angka 13 merupakan salah satu angka suci yang mengandung berbagai daya magis dan sisi religius, bersama-sama dengan angka 11 dan 666. Sebab itu, dalam berbagai simbol terkait Kabbalisme, mereka selalu menyusupkan unsur angka 13 ke dalamnya. Kartu Tarot misalnya, itu jumlahnya 13. Juga Kartu Remi, jumlahnya 13 (As, 2-9, Jack, Queen, King).

Penyisipan simbol angka 13 terbesar sepanjang sejarah manusia dilakukan kaum ini ke dalam lambang negara Amerika Serikat. The Seal of United States of America yang terdiri dari dua sisi (Burung Elang dan Piramida Illuminati) sarat dengan angka 13. Inilah buktinya:

• 13 bintang di atas kepala Elang membentuk Bintang David.
• 13 garis di perisai atau tameng burung.
• 13 daun zaitun di kaki kanan burung.
• 13 butir zaitun yang tersembul di sela-sela daun zaitun.
• 13 anak panah.
• 13 bulu di ujung anak panah.
• 13 huruf yang membentuk kalimat ‘Annuit Coeptis’
• 13 huruf yang membentuk kalimat ‘E Pluribus Unum’
• 13 lapisan batu yang membentuk piramida.
• 13 X 9 titik yang mengitari Bintang David di atas kepala Elang.

Selain menyisipkan angka 13 ke dalam lambang negara, logo-logo perusahaan besar Amerika Serikat juga demikian seperti logo McDonalds, Arbyss, Startrek. Com, Westel, dan sebagainya. Angka 13 bisa dilihat jika logo-logo ini diputar secara vertikal. Demikian pula, markas besar Micosoft disebut sebagai The Double Thirteen atau Double-13, sesuai dengan logo Microsoft yang dibuat menyerupai sebuah jendela (Windows), padahal sesungguhnya itu merupakan angka 1313.

Uniknya, walau angka 13 bertebaran dalam berbagai rupa, bangsa Amerika rupa-rupanya juga menganggap angka 13 sebagai angka yang harus dihindari. Bangunan-bangunan tinggi di Amerika jarang yang menggunakan angka 13 sebagai angka lantainya. Bahkan dalam kandang-kandang kuda pacuan demikian pula adanya, dari kandang bernomor 12, lalu 12a, langsung ke nomor 14. Tidak ada angka 13.

Kaum Kabbalis sangat mengagungkan angka 13, selain tentu saja angka-angka lainnya seperti angka 11 dan 666. Angka ini dipakai dalam berbagai ritual setan mereka. Bahkan simbol Baphomet atau Kepala Kambing Mendez (Mendez Goat) pun dihiasi simbol 13. Itulah sebabnya angka 13 dianggap sebagai angka sial karena menjadi bagian utama dari ritual setan.(BJR).

FLEKSIBILITAS

Mengenal Berbagai Karakter Manusia !
Disini kita bisa merasakan peran yang berbeda, yang bisa saja berlawanan dari diri kita sendiri. Dengan begitu kita bisa belajar berbagai karakter-karakter manusia.
Dan mampu mengungkapkan segala emosi dalam diri, karena manusia memiliki emosi untuk menggambarkan keadaan diri kita saat itu.
- Jika ingin marah, Marah-lah. . . !!
- Jika ingin menangis, Menangislah. . . !!
- Jika sedang bahagia, Senyum dan Tertawa-lah. . . !!

Mengapa Langit Biru?


Langit hanya berwarna biru di siang hari. Ada beberapa sebab mengapa langit saat itu berwarna biru. Bumi diselubungi lapisan udara yang disebut atmosfir. Walaupun tidak tampak, udara sebenarnya terdiri atas partikel-partikel kecil.
Cahaya dari matahari dihamburkan oleh partikel-partikel kecil dalam atmosfir itu. Tetapi kita tahu, cahaya dari matahari terdiri dari paduan semua warna, dari merah, kuning, hijau, biru, hingga ungu. Warna-warna itu memiliki frekuensi yang berbeda. Merah memiliki frekuensi yang lebih kecil dari kuning, kuning lebih kecil dari hijau, hijau lebih kecil dari biru, biru lebih kecil dari ungu. Semakin besar frekuensi cahaya, semakin kuat cahaya itu dihamburkan.

Warna langit adalah sebagian cahaya matahari yang dihamburkan. Karena yang paling banyak dihamburkan adalah warna berfrekuensi tinggi (hijau, biru, dan ungu), maka langit memiliki campuran warna-warna itu, yang kalau dipadukan menjadi biru terang.

Karena warna biru banyak dihamburkan, maka warna matahari tidak putih sempurna, seperti yang seharusnya terjadi jika semua warna dipadukan. Warna matahari menjadi sedikit agak jingga.

Pada sore hari, sering matahari berubah warna menjadi merah. Pada saat itu, sinar matahari yang sudah miring menempuh jarak lebih jauh untuk mencapai mata kita, sehingga semakin banyak cahaya yang dihamburkan. Yang banyak tersisa adalah cahaya frekuensi
rendah, yaitu merah.

Di bulan dan di planet yang tidak memiliki atmosfir, cahaya matahari tidak dihamburkan, sehingga langit selalu berwarna hitam, walaupun di siang hari.

Yakuza Jepang Dan Sejarahnya


Sejarah panjang Yakuza dimulai kira-kira pada tahun 1612, saat Shogun Tokugawa berkuasa dan menyingkirkan shogun sebelumnya. Pergantian ini mengakibatkan kira-kira 500.000 orang samurai yang sebelumnya disebut hatomo-yakko (pelayan shogun) menjadi kehilangan tuan, atau disebut sebagai kaum ronin.


Seperti kata pepatah : ?orang yang hanya punya martil cenderung melihat segala sesuatu bisa beres dengan dimartil..?, demikian juga dengan kaum ronin ini. Banyak dari mereka menjadi penjahat dan centeng. Mereka disebut sebagai kabuki-mono atau samurai nyentrik urakan yang ke mana-mana membawa pedang. Mereka berbicara satu sama lain dalam bahasa slang dan kode rahasia. Terdapat kesetiaan tingi di antara sesama ronin sehingga kelompok ini sulit dibasmi.


Apakah kaum ronin ini yang menjadi biang Yakuza?? Bukan.


Untuk melindungi kota dari para kabuki-mono, banyak kota-kota kecil di Jepang membentuk machi-yokko (satgas kampung). Satgas ini terdiri dari para pedagang, pegawai, dan orang biasa yang mau menyumbangkan tenaganya untuk menghadapi kaum kabuki-mono. Walaupun mereka kurang terlatih dan jumlahnya sedikit, tetapi ternyata para anggota machi-yokko ini sanggup menjaga daerah mereka dari serangan para kabuki mono. Di kalangan rakyat Jepang abad ke 17 ? kaum machi-yokko ini dianggap seperti pahlawan.


Masalah jadi rumit, karena setelah berhasil menggulung para ronin, para anggota machi-yokko ini malah meninggalkan profesi awal mereka ? dan memilih jadi preman. Hal ini diperparah lagi dengan turut campurnya Shogun dalam memelihara para machi-yokko ini. Ada dua kelas profesi para machi-yokko, yaitu kaum Bakuto (penjudi) dan Tekiya (pedagang). Namanya saja kaum pedagang ? tetapi pada kenyataannya, kaum Tekiya ini suka menipu dan memeras sesama pedagang. Walau begitu, kaum ini punya sistem kekerabatan yang kuat. Ada hubungan kuat antara Oyabun (Boss-bapak) dan Kobun (bawahan-anak), serta Senpai-Kohai (Senior-Junior) yang kemudian menjadi kental di organisasi Yakuza.


PEJUDI SEWAAN


Kaum Bakuto (penjudi), punya sejarah yang unik. Awalnya mereka disewa oleh Shogun untuk berjudi melawan para pegawai konstruksi dan irigasi. Untuk apa?? Agar gaji para pegawai konstruksi dan irigasi habis di meja judi ? dan tenaga mereka bisa disewa dengan harga murah!


Jenis judi yang biasa dilakukan adalah menggunakan kartu Hanafuda dengan sistem permainan mirip Black Jack. Tiga kartu dibagikan dan bila angka kartu dijumlahkan ? maka angka terakhir menunjukkan siapa pemenang. Nah diantara sekian banyak ?kartu sial?, kartu berjumlah 20 adalah yang paling sering disumpahi orang, karena berakhiran nol. Salah satu konfigurasi kartu ini adalah kartu dengan nilai 8-9-3 ? yang dalam bahasa Jepang menjadi Ya-Ku-Za ? yang kemudian menjadi nama asal Yakuza.


Dari kaum Bakuto ini juga muncul tradisi menandai diri dengan tattoo sekujur badan (disebut irezumi) dan yubitsume (potong jari) sebagai bentuk penyesalan ataupun sebagai hukuman. Awalnya hukuman ini bersifat simbolik ? karena ruas atas jari kelingking yang dipotong membuat si empunya tangan menjadi lebih sulit memegang pedang dengan mantap. Hal ini menjadi simbol ketaatan terhadap pimpinan.


YAKUZA MODERN


Waktu pun berlalu, kaum Bakuto dan Tekiya menjadi satu identitas sebagai Yakuza. Kaum yang asalnya bertugas melindungi masyarakat ? menjadi ditakuti masyarakat. Para pimpinan Jepang memanfaatkan hal ini untuk mengendalikan masyarakat dan menggerakkan nasionalisme. Yakuza ikut direkrut oleh pemerintah Jepang dalam aksi pendudukan di Manchuria dan China oleh Jepang tahun 1930-an. Para Yakuza dikirim ke daerah tersebut untuk merebut tanah, dan memperoleh hak monopoli sebagai imbalan.


Peruntungan kaum Yakuza berubah setelah Jepang menyerang Pearl Harbor. Militer mengambil alih kendali dari tangan Yakuza. Para anggota Yakuza akhirnya harus memilih apakah bergabung dalam birokrasi pemerintah, jadi tentara atau masuk penjara. Boleh dikata pamor Yakuza tenggelam.


Setelah Jepang menyerah, para anggota Yakuza kembali ke masyarakat. Muncul satu orang yang berhasil mempersatukan seluruh organisasi Yakuza. Orang itu adalah Yoshio Kodame, seorang ex-militer dengan pangkat terakhir Admiral Muda (yang dicapainya di usia 34 tahun). Yoshio Kodame berhasil mempersatukan dua fraksi besar Yakuza, yaitu Yamaguchi-gumi yang dipimpin Kazuo Taoka, dan Tosei-kai yang dipimpin Hisayuki Machii. Yakuza pun bertambah besar keanggotaannya terutama di periode 1958-1963 ? saat organisasi Yakuza diperkirakan memiliki anggota 184.000 orang ? atau lebih banyak daripada anggota tentara angkatan darat Jepang saat itu. Yoshio Kodame dinobatkan sebagai godfather-nya Yakuza.


ECSTASY, PACHINKO DAN PELUNCUR ROKET


Di masa kini, keanggotaan Yakuza diperkirakan telah menurun tajam ? tetapi bukan berarti tidak berbahaya. Tulang punggung bisnis illegal mereka adalah pachinko, perdagangan ampethamine (termasuk ice dan ecstasy), prostitusi, pornografi, pemerasan, hingga penyelundupan senjata.


Di era 1980-an, Yakuza mengembangkan sayap mereka hingga ke Amerika, dan ikut masuk dalam bisnis legal untuk mencuci uang mereka. Dalam operasinya, Yakuza membeli asset di Amerika ? dan salah satu yang pernah mencuat ke permukaan adalah keterlibatan Prescott Bush Jr., saudara dari presiden George Bush dan paman dari Presiden George W. Bush Jr., dalam transaksi penjualan perusahaan Asset Management International Financing & Settlements di awal 1990-an.


Berdasarkan perkiraan kasar dari sumber majalah Far Eastern Economic Review edisi 17 Januari 2002 ? Yakuza diperkirakan telah menanamkan uang hingga USD 50 Milyar dalam investasi saham dan perusahaan di Amerika. Bandingkan dengan cadangan devisa Indonesia yang USD 36 Milyar.


Di dalam negeri, Yakuza juga ditengarai turut berperan dalam anjloknya ekonomi Jepang selama 10 tahun terakhir. Sebagai akibat amblasnya bisnis properti dan macetnya kredit bank di Jepang pasca 1990 ? banyak debitor yang menyewa anggota Yakuza agar agunan mereka tidak disita oleh bank. Selain itu, banyak perusahaan yang memperoleh pinjaman bank ? pada dasarnya adalah sebuah kigyo shatei atau perusahaan boneka miliki Yakuza. Perusahaan milik Yakuza ini diperkirakan memperoleh kredit antara USD 300-400 Milyar, dan sebagian dari jumlah itu dialirkan ke induk organisasi Yakuza. Menghadapi hal seperti ini - bank Jepang jelas tidak bisa berkutik.


Di sisi lain, anggota Yakuza juga kerap membeli asset properti dengan harga miring dari perusahaan yang butuh cash ? untuk dijual kembali dengan harga tinggi ? apapun itu mulai dari apartemen, perkantoran hingga rumah sakit. Bila sebuah bangunan telah dibeli oleh Yakuza ? siapa sih yang berani jadi tetangga mereka? Alhasil harga properti langsung amblas, dan segera naik segera setelah Yakuza menjualnya.


Selain beroperasi secara di level bawah, Yakuza juga menggurita di kalangan politisi Jepang. Beberapa praktek suap telah terbongkar termasuk dalam program tender proyek umum senilai trilyunan yen. Program rekapitalisasi perbankan Jepang yang berlarut-larut tidak kunjung selesai ? diperparah oleh keterlibatan Yakuza yang sangat berkepentingan dalam bisnis properti dan kredit perbankan. Saat ini perbankan Jepang masih menanggung beban kredit macet sebesar kira-kira USD 1,2 Trilyun ? dan membuat ekonomi tidak bertumbuh selama 10 tahun terakhir.

(dikutip dari wikipedia)

Penemu Pesawat Telefon Bukan Alexander G. Bell

(Wise Words : Tulisan ini menunjukan bahwa Alexander Graham Bell tak lain hanyalah seorang penipu ulung yang namanya pantas dicantumkan di Guiness Book of Records. Mungkin juga penemu-penemu ternama yang selama ini kita kenal, mengakui temuan orang lain sebagai hasil karyanya... Who knows?)

Siapa sebenarnya orang pertama yang menemukan telefon? Sebagian besar dari kita dengan pasti akan menjawab, Alexander Graham Bell. Jawaban itu memang tidak salah karena sejarah mencatatnya demikian dan masyarakat di hampir seluruh dunia memercayainya begitu saja. Namun, rupanya sejarah penemuan telefon mesti ditulis ulang setelah pada tanggal 11 Juni 2002 Kongres Amerika Serikat menetapkan Antonio Meucci sebagai penemu telefon. Siapakah Antonio Meucci?

Bernama lengkat Antonio Santi Giuseppe Meucci, adalah warga AS keturunan Italia. Lahir di San Ferdiano, dekat Firenze (Florence), sebuah kota jantung di Toscana, Italia. Setelah lulus dari Akademi Kesenian Firenze, Meucci bekerja di Teatro della Pergola hingga 1835. Setelah itu, ia ditawari bekerja di Teatro Tacon di Havana, Kuba. Ia hijrah ke Kuba bersama istrinya.

Meski orang seni, pada waktu senggangnnya Meucci lebih suka melakukan penyelidikan terhadap sesuatu yang berbau listrik dan elektronika. Ia memang selalu berkeinginan menemukan atau menciptakan barang dan alat baru tanpa mengenal putus asa. Berkat temuannya berupa metode penyembuhan penyakit dengan menggunakan setrum listrik, nama meucci menjadi populer. Tak berhenti hanya sampai disitu, ia pun mencoba menemukan alat baru, yang kelak oleh orang-orang disebutnya dengan nama telefon. Usahanya tak sia-sia, pada tahun 1849 ia berhasil menemukan telefon.

Pada tahun 1850 Meucci pindah ke Staten Isalnd, New York, AS. Pada saat itu Meucci jatuh miskin, tetapi masih harus menyempurnakan alat yang telah diciptakannya yaitu telefon. Karena ia sakit keras dan perekonomian yang sulit, istrinya terpaksa menjual beberapa alat ciptaannya hanya seharga enam dolar untuk biaya pengobatan. Setelah sembuh, Meucci kembali bekerja siang dan malam untuk kembali menbuat alat-alat ciptaannya. Pada tahun 1871, disebabkan tak cukup uang untuk membayar paten telefon, ia hanya membayar paten sementara yang berlaku untuk setahun dan harus diperpanjang tahun selanjutnya.

Meucci mencoba untuk mendemonstrasikan "telegraf berbicara" ciptaannya dan membawa model beserta segala keterangannya kepada wakil ketua perusahaan telegraf Western Union. Setiap kali Meucci hendak menemui wakil ketua ini, Edward B. Grant selalu mengatakan bahwa dia tak ada waktu. Dua tahun kemudian, saat Meucci meminta kembali semua materi telefon di perusahaan tersebut, ternyata mereka hanya mengatakan bahwa peralatan tersebut telah "hilang".

Namun, yang lebih mengejutkan Meucci, lima tahun semenjak telefon ciptaannya dipatenkan -meski hanya berumur setahun- pada 1876 Alexander Graham Bell tiba-tiba muncul sebagai penemu telefon. Setelah Meucci mengetahuinya, ia memanggil seorang pengacara untuk memprotes Kantor Paten Amerika Serikat di Washington. Meucci mengalami kekalahan untuk kasus ini. Setelah adanya permusuhan antara Alexander Graham Bell dengan Western Union, barulah terungkap bahwa Bell sebelumnya telah menyetujui membayar dua puluh persen keuntungan komersial atas "penemuannya" selama 17 tahun kepada Western Union.

Tampaknya kepentingan bisnis lebih kuat dan mengalahkan kejujuran serta sifat respek kepada hasil karya orang lain. Akibatnya, catatan sejarah keilmuan pun tercoreng dan menyalahi keluhuran kaidah ilmiah yang selalu dijunjung tinggi oleh masyarakat ilmuwan. Sebenarnya, kontroversi dan perdebatan mengenai siapa penemu telefon sudah bergema sejak lama. Namun sayang, sejarah tentang kebesaran seorang AS bernama Alexander Graham Bell seolah sudah paten, ditulis secara cemerlang dengan tinta emas. Kongres AS sepertinya berusaha meralat kesalahan sejarah yang telah dibuat bangsanya. Sayang, Antinio Meucci yang meninggal pada 18 Oktober 1889 tak menikmati hasil karyanya.
(sri/wikipedia.org)****

Manfaat Ikut Pelatihan Character Building

Saya berpendapat kalau sebaiknya materi Character Building harus diperkenalkan sejak dini pada setiap pribadi. Setidaknya bisa diperkenalkan sejak awal pendidikan di tingkat SMP (Sekolah Menengah Pertama), karena sangat bermanfaat bagi generasi muda dalam pembentukan sebuah karakter. Di usia itu, dimana mereka sedang mengalami sebuah peralihan dari anak-anak menjadi remaja untuk mencari jati dirinya. Jika tidak diarahkan dengan benar, bisa-bisa mereka menjadi seorang pribadi yang salah dan terjerumus di dalam lingkungan yang salah pula. Jiwa yang muda sering kali rapuh dan sangat mudah terpengaruh lingkungan dimana mereka ada, karena mereka tidak mempunyai pondasi yang kuat dalam mempertahankan sikap.

Di usia muda itu pula mereka masih berpegang teguh dengan apa yang mereka lihat adalah sebagai sebuah hal yang baru untuk dicoba dan diikuti. Tidak sedikit pula, anak-anak yang melakukan tindakan amoral dan asusila dikarenakan faktor “coba-coba” dimana mereka hanya bisa menelan mentah-mentah apa yang mereka lihat dan serap. Tanpa adanya kemampuan dalam menyaring dan mempertimbangkan agar tahu akan dampak akibat yang ditimbulkan baik untuk mereka sendiri maupun orang lain.

Maka dari itu sangat diperlukan ilmu Character Building sebagai pondasi awal dalam menggali karakter kita dan mengenali diri sendiri. Dengan kita mampu mengenali diri sendiri akan karakter-karakter yang ada di dalam diri kita sejak dini, kita tidak akan mudah terpengaruh dengan lingkungan sekitar. Kita akan merasa kuat dan kokoh dalam mempertahankan sikap dan jati diri kita. “Be Your Self….!!!”